PDA

View Full Version : Kisah Kasih Kehidupan Suketi



suketi
26-03-2016, 01:02 PM
Kisah Kasih Kehidupan Suketi


http://2.bp.blogspot.com/-IyqVnpsiPXY/Tjl8wRWpCWI/AAAAAAAAB38/qt1GwRcc0z0/s1600/thumb.jpg



https://www.youtube.com/watch?v=hcLmQh69wIY



Sekilas CeritaHari itu, aku tidak tahu harus merasa menjadi apa. Disaat itu aku bertemu dengan hal yang selalu mendekam lama dalam pikiranku. Tentang sesuatu yang bahkan aku takkan kuasa mengartikannya. Dengan sekilas saja, aku seakan tenggelam dalam lembar panjang waktu itu. Dengan sekilas saja, aku seperti hidup dalam dekam-dekam yang tak kukenal. Walau sekilas saja, aku seakan menjadinya, lalu menjadiku. Dengan sekilas saja, aku terjebak dan terjebak lagi didalamnya.

Entah, aku seakan menjadi lupa. Tentang siapa aku, dan untuk apa aku ada disana. Dengan begitu aku takkan merasa menjadinya atau menjadiku. Kan kulalui tanpa berarti apapun. Tapi tak kulakukan. Tetap saja aku terjebak di rasa yang sama, rasa yang terlalu naf untuk terabaikan. Tapi keadaan selalu berkata lain, dari isi kepala. Karena tak selamanya isi kepala selalu berpihak pada keadaan. Mungkin suatu hari nanti, jika sekilas itu kembali. Tentu rasa yang kudapati akan tetap sama. Walau itu akan berbanding 1 dan sejuta. Tiada yang tahu akannya, akan pertemuan yang tak selalu diduga apalagi terduga.

Sekilas itu, akan selalu jadi bagian cerita ini dan juga akan selalu jadi bagian yang sulit kutemukan akhirnya. Akhir yang sebenarnya selalu ingin kuakhiri. Tapi daya tak selalu jadi upaya yang terwujudkan apalagi dimensi untuk mengingatnya akan berbeda. Ibarat kemarau yang selalu merindukan penghujannya, atau seperti reranting yang merindukan senja kepulangannya. Sekilas ini akan jadi sepenggal cerita antara aku, dia, dan mereka. Hiks.. :cry2:

Indeks Kisah
Kaki-kaki Penopang
Dongeng Picisan
Pagi Yang Sama
Laki-laki dan Pesawat Kertas
Sang Putri Malu
Melupa Sejenak
Buku Dosa

Mr. Chu
26-03-2016, 01:20 PM
Nyak cingcong, ket....

\ngacir

Ini thread apa toh:?:

:pigmuntah:

Emg suketi pernah ada kisah kasih sm sp:?:

Kan nggak pernah ada blas....

\kabur

suketi
26-03-2016, 01:43 PM
Nyak cingcong, ket....

\ngacir

Ini thread apa toh:?:

:pigmuntah:

Emg suketi pernah ada kisah kasih sm sp:?:

Kan nggak pernah ada blas....

\kabur

Chuchu chetan :kudis2:

MeyIDFL
26-03-2016, 01:44 PM
Tetap saja aku terjebak di rasa yang sama, rasa yang terlalu naf untuk terabaikan.

Saya mengerti dengan keadaan ini. \sedih2
Saya respect terhadapmu, berani apresiasi lewat tulisan! \andre2

uphil
26-03-2016, 01:44 PM
ket, sate ket sate :bakso:

suketi
26-03-2016, 01:47 PM
Tetap saja aku terjebak di rasa yang sama, rasa yang terlalu naf untuk terabaikan.

Saya mengerti dengan keadaan ini. \sedih2
Saya respect terhadapmu, berani apresiasi lewat tulisan! \andre2

*Peluk Tante Meymey, hiks*


ket, sate ket sate :bakso:

Buat dong kisah seorang upil di hidung pilek.. \ngacir

suketi
26-03-2016, 02:06 PM
Kaki-kaki Penopang

http://3.bp.blogspot.com/-n8w_6IGgF84/Vgce6KKQ3dI/AAAAAAAAAg4/-hNnA4S679E/s1600/orang-tua1.jpg

Di tanah gersang, menggeliat kengerian, dipandang dari kejauhan beranjak ketakutan.Terlihat kaki-kaki yang berbaris. mengiris pedih dipenghujung hari.Bernanah sorot matanya, mewakilkan arti dari sekujur tubuh kakunya.Biar kita melangkahnya, dalam kilas doa yang tak kunjung diterima. Bukan soal, matahari yang akan terlihat ditempatnya. Ini hanya kiasan sebuah kegelisahan saja. Tentang kaki-kaki yang berbaris menopang arti. Kian renta dan tak berarti. Lalu sebidang tanah itu kembali gersang. Tiada bunga yang mekar, ataupun ilalang yang melintang. Kosong tanpa isi. Hanya bercak-bercak airmata dipuaranya. Ini bukan sedih hanya gelisah tanpa makna. Cerita diseberang kegelapan. Jauh dari kata sempurna. Begitulah mereka kaki-kaki penopang, tak bermakna.

Ilma1015
26-03-2016, 02:11 PM
yam, versi terjemahan ke bahasa manusia nggak ada ya yam? #ehh \kabur

suketi
26-03-2016, 02:41 PM
yam, versi terjemahan ke bahasa manusia nggak ada ya yam? #ehh \kabur

Aku aja ngak ngerti mak \ngacir

Ilma1015
26-03-2016, 02:45 PM
Aku aja ngak ngerti mak \ngacir
bahasanya sih puitis gwelaaa, tapi nggak nangkep isinya \haha



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

suketi
26-03-2016, 02:47 PM
bahasanya sih puitis gwelaaa, tapi nggak nangkep isinya \haha



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

Penyuka sastra mak. \ganteng

Ilma1015
26-03-2016, 02:48 PM
Penyuka sastra mak. \ganteng
gaya banget sih sok suka sastra :asma:



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

suketi
26-03-2016, 06:41 PM
Dongeng Picisan

http://s30.postimg.org/dkjqmije9/image_php.jpg


Suatu hari, usia akan menjadi sekumpulan bandit bandit lapar, yang sangat ingin menelan setengah dari
dunia mereka bersembunyi dalam semak. hutan bersekutu dengan gelap. bayang-bayang menunggu seorang rapuh seperti dirimu melintas sendirian. tanpa seorangpun, tanpa sunyi sekalipun kecuali setengah dari isi dunia yang terselip di punggungnya pertama-tama, bandit-bandit akan menghadangmu mendorong hingga sudut semak menakutimu dengan mainannya. kematian menggigilkan sisa hidupmu merampas habis seluruh cahaya. kenangan-kenangan. kecantikan yang tak pernah usai tapi aku adalah ksatria layaknya pahlawan dalam dongeng masa kecil datang sebelum sebuah angin kecil sekalipun memainkan rambutmu menjadi lingkaran-lingkaran dekap. menahan bandit-bandit serangan malam. bayang-bayang. hidup yang curang akan kuantarkan kau ke pintu tempat tidurmu menyelimuti tubuhmu dengan setia memandang jingga langit dari jendela kenangan-kenangan membenamkan tubuhya hingga akhirnya kau berkata; “ aku telah rela menerima segala jelma usia.” - Aan Mansyur

animanny
26-03-2016, 06:56 PM
thread apa ini ora mudeng :asma:

suketi
26-03-2016, 06:59 PM
thread apa ini ora mudeng :asma:

Ini rumah suketi :asma:

vitarocky
27-03-2016, 05:15 AM
Ini rumah suketi :asma:
Ga nyangka yaah,
Ternyata dibalik stiker Line yg caur,
Tersembunyi jiwa yg rapuh... \sakitbanget

suketi
27-03-2016, 05:45 AM
Ga nyangka yaah,
Ternyata dibalik stiker Line yg caur,
Tersembunyi jiwa yg rapuh... \sakitbanget

Kerupuk keuleus , rapuh \zhey

suketi
27-03-2016, 06:03 AM
Pagi Yang Sama

http://casechiropractic.com/wp-content/uploads/2016/03/0d246de.jpg


Kita terbangun di masanya. Hidup di garis-garis yang telah ditentukan. Membangun rasa yang telah lama hilang. Mengingat masa yang telah lampau. Kita takkan hanya diam, menunggu saat yang sama. Berlari, mencari lalu mati. Di pagi yang sama, kita memikirkannya. Sesuatu yang mereka sebut kebanggaan. Kita masih saja memintal senyum di wajah keputusasaan. Bangkit dari keterpurukan itu, merasa hidup tak akan berakhir di penghujungnya. Masih di pagi sama, kita sekarang telah berbeda. Kau dan aku tak lagi sama.

vitarocky
27-03-2016, 06:07 AM
Pagi Yang Sama

http://casechiropractic.com/wp-content/uploads/2016/03/0d246de.jpg


Kita terbangun di masanya. Hidup di garis-garis yang telah ditentukan. Membangun rasa yang telah lama hilang. Mengingat masa yang telah lampau. Kita takkan hanya diam, menunggu saat yang sama. Berlari, mencari lalu mati. Di pagi yang sama, kita memikirkannya. Sesuatu yang mereka sebut kebanggaan. Kita masih saja memintal senyum di wajah keputusasaan. Bangkit dari keterpurukan itu, merasa hidup tak akan berakhir di penghujungnya. Masih di pagi sama, kita sekarang telah berbeda. Kau dan aku tak lagi sama.
Masih pagi klooppp, ya ampunn..

Encer banget nulis bahasa berat gini pagi-pagi.... \sakitbanget

iwashere
27-03-2016, 06:12 AM
duh bagus banget....



..siginya

suketi
27-03-2016, 06:14 AM
Masih pagi klooppp, ya ampunn..

Encer banget nulis bahasa berat gini pagi-pagi.... \sakitbanget

\zhey Biar ngak ngisi lagi nanti...


duh bagus banget....



..siginya

Anak rusak :asma:

FuneraL
27-03-2016, 09:05 AM
itu ada di buku halaman brp ketek \kober6

suketi
27-03-2016, 10:41 AM
itu ada di buku halaman brp ketek \kober6

Buku?? \please2 Itu asli pengalaman pribadi kali...

Mr. Chu
27-03-2016, 11:06 AM
Buku?? \please2 Itu asli pengalaman pribadi kali...

Se7 nih....

Pengalaman seorg jones abadi....

:ibra2:

jhoe
27-03-2016, 11:12 AM
Waow sepersekolahan

Jomblo abdi nan jaya donk

Im Yoon Ah
27-03-2016, 11:12 AM
numpang http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif disini

suketi
27-03-2016, 11:38 AM
Laki-laki dan Pesawat Kertas

http://2.bp.blogspot.com/-P_pz3Xgk4Dc/UPJxn-7qE1I/AAAAAAAAARs/eIjrdjUKCxk/s1600/1_247738322l.jpg

Dia mengambil sehelai kertas. Dilipatnya kertas itu menjadi sebuah pesawat. Dibacakannya sebuah puisi (orang-orang menyebutnya mantra). Pesawat kertas itu perlahan-lahan melayang. Berputar-putar di udara. Terbang. Diapun terbang. Dia tak pernah bercita-cita menjadi penerbang. Dia juga tak pernah tahu bagaimana dia bisa terbang. Yang dia tahu, dia seorang pemalu yang lebih suka mencatat keberaniannya dalam buku. Yang mencatat lukanya dalam buku. Yang menciptakan dunia sepinya dalam sebuah buku. Pesawat kertas itu terus terbang. Tinggi. Makin meninggi. Jauh. Makin menjauh. Melampaui imajinasi yang paling tinggi. Melintasi desa-desa tempat kelahiran moyangnya. Sawah-sawah sehijau kedamaian. Bukit-bukit tempat bersemayam roh. Sungai-sungai deras yang kokoh. Pantai-pantai tempat bertemunya laut. Jalan-jalan panjang, hingga kota-kota tempat segala sesuatu dihidup dan dimatikan. Di atas pesawat kertas itu dibacanya puisi. Kepada angin yang tenang, kepada seratus musim hujan yang arif, kepada jajaran pohon mahoni. Juga kepada ribuan lampu kota yang berkedap-kedip. Tentang seorang perempuan penjual tomat sekaligus perajin setia yang ditinggal pergi suaminya, yang melahirkan seorang anak lelaki. Lelaki yang merasa lebih wanita daripada wanita itu sendiri. Lelaki yang mengubah patah hatinya menjadi seribu kupu-kupu cahaya. Berpendar tanpa henti. Tentang segala sesuatu yang akan dan telah usai menjadi cinta. Tentang segala sesuatu yang hidup dan mati karena puisi. Dia dan pesawat kertas itu masih terbang. Terus terbang. Mengabarkan puisi kepada waktu-waktu yang belum pernah disinggahi. (orang-orang mencatatnya sebagai mantra, rumput-rumput mengabadikannya sebagai sabda). Dan telapak tanganku, telapak tanganku yang seluas hamparan bumi, selalu terbuka untuk dia dan sebuah pesawat kertas yang hendak membumi. Ketika mereka telah payah dihajar hari. - Aan Mansyur

suketi
27-03-2016, 11:48 AM
Sang Putri Malu

http://abdulmuinhafied.com/wp-content/uploads/2016/01/646x323-aku-pemuda-indonesia-dan-aku-bangga-141028g.jpg

Ingatkan kita pada masa lalumu. Diantara semak yang terasingkan. Bersama mekar di antara gigilnya kegelapan. Tersapu gigilnya kemunafikan. Kala tersentuh, pesona itu hilang, mengernyitkan dahi, tak percaya pada dunia. Kitalah sang putri malu, bisu tapi berduri, terluka dan tersakiti, oleh mereka, dunia yang tak memiliki mata. Lihatlah kami, tersudut oleh zaman. Terhinakan karma, tersudutkan mata-mata: kosong tak bernyawa. Hidup diantara jarak, meringkuk di antara kebencian, mati tak terhiraukan, tiada tanpa nama, meninggalkan luka di jari mereka, tersentuh oleh kita: yang terlupakan dunia.

animanny
27-03-2016, 04:07 PM
setuju deh pengalaman yang uhuy

vitarocky
27-03-2016, 04:11 PM
Emejing.....

Pandai kali kau nak merangkai kata...

Tak henti-hentinya aku mengagumi tulisanmu...

Sent from Taplak

HPG
27-03-2016, 04:31 PM
Emejing.....

Pandai kali kau nak merangkai kata...

Tak henti-hentinya aku mengagumi tulisanmu...

Sent from Taplak

Makasih \kibas





\kabur

suketi
27-03-2016, 04:59 PM
Emejing.....

Pandai kali kau nak merangkai kata...

Tak henti-hentinya aku mengagumi tulisanmu...

Sent from Taplak

Aih, \kober6 Ngak gitu juga, mak...


Makasih \kibas




\kabur

Njirrr \koplak

vitarocky
27-03-2016, 05:47 PM
Makasih \kibas





\kabur
Lahh, ngapa dia yg makasihh? :topan:

Aih, \kober6 Ngak gitu juga, mak...



Njirrr \koplak
Teruskan bakat kau nak..

Mamak bangga.. \sakitbanget

Sent from Taplak

suketi
27-03-2016, 06:55 PM
Melupa Sejenak

http://41.media.tumblr.com/tumblr_ltnn8hZVbN1qi9k3jo1_500.jpg

Kau yang disana, yang menghilang di kehidupan. Kulupa dari jauh, kunanak rindu itu jadi hidangan malam di kala tertidur. Kulupa sejenak, rasa di antaranya, yang terselip di antara dua wajah: kejujuran dan kebohongan. Kulupa sejenak, luka di antaranya, yang terobati oleh waktu, yang tak berpihak pada takdir itu. Terkapar disana, bernama masa lalu, terhidang disana, kopi hangat untukku, berbekas kecup bibirmu, agar aku bisa mengingatnya, luka yang tertanak di sebidang dada yang sesak. Kubuka buku yang tergeletak di atas meja, usang dan renta, untukku belajar melupa: kita.
Salam (http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif) Super.

Bae Suzy
27-03-2016, 06:58 PM
keti ini trit apaan \zhey

suketi
27-03-2016, 07:02 PM
keti ini trit apaan \zhey

Ini thread curahan hatiku, susi similikiti \sedih2

r24
27-03-2016, 07:29 PM
mangstab curhatnya om :sip2:

tapi siggy sama statusnya lebih mangstab \vodqu2

suketi
27-03-2016, 07:48 PM
mangstab curhatnya om :sip2:

tapi siggy sama statusnya lebih mangstab \vodqu2

Itu jangan dilihat :pigno:

Ilma1015
27-03-2016, 07:57 PM
mungkin yg ngetik curhatan di sini, alter ego versi ke sekian setelah suketi \sakitbanget



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

suketi
27-03-2016, 08:21 PM
Buku Dosa

https://normansatria.files.wordpress.com/2014/09/puisi-nenek-sepi.jpg

Ringkih, telah diujungkannya napas itu: sosok tua yang tak berdaya. Terkadang kuasa kesedihan lebih kejam dari kuasa Tuhan. Dosa, ditulisnya pada sebuah buku, di sudut kamar: penuh kesamaran. Lembar demi lembar, huruf demi huruf, kata demi kata, tiada kata usai pada dosa. Ia lalu berujar, "tanpa kata (bisu)", napas terakhirnya. Ia belum tiada, nafasnya masih berbayang, meminta ampunan. Aku masih teringat peristiwa itu, membawanya selimut hangat, menyelimutinya berharap penderitaannya itu akan usai. Dan harapan itu terkabulkan, ia kini telah tiada, tenang di puaranya, membaca lembar demi lembar, buku dosa, yang ditulisnya.

suketi
27-03-2016, 08:23 PM
mungkin yg ngetik curhatan di sini, alter ego versi ke sekian setelah suketi \sakitbanget



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

Emang gueh mimi arigituloh yang punya kepribadian banyak... :asma:

Ilma1015
27-03-2016, 08:46 PM
Emang gueh mimi arigituloh yang punya kepribadian banyak... :asma:
buktinya kan emg kek gituuu :asma:

mana ada coba yg biasa ngomong sesak boker, tau2 nulis kek gitu di sini :asma:



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

r24
27-03-2016, 09:37 PM
Itu jangan dilihat :pigno:
auto focus lagi error om \vodqu2

suketi
28-03-2016, 08:56 AM
buktinya kan emg kek gituuu :asma:

mana ada coba yg biasa ngomong sesak boker, tau2 nulis kek gitu di sini :asma:



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

Cowok emang selalu salah :asma:


auto focus lagi error om \vodqu2

Makanya benerin dulu \koplak

Ilma1015
28-03-2016, 09:02 AM
Cowok emang selalu salah :asma:



Makanya benerin dulu \koplak
ganti jadi cewek aja makanya, biar bisa ikut nyalahin :asma:



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

suketi
28-03-2016, 09:07 AM
Tanpa Rasa

http://www.shadesofgrace.org/wp-content/uploads/Desperate-Prayer.jpg

Tanpa harus dilihat, ia datang seperti hantu tanpa nama. Mengedor pintu itu dengan keras, renta semakin meretak dan hampa. Dilihatnya dari balik gelap itu, ia menoleh lalu berlalu. Tanpa rasa. Esok yang sama. Ia kembali dengan kiasan berbeda. Mengendap dalam gelap. Lalu hilang dari balik jendela kaca. Di senja, esok harinya. Ia tak kembali, hanya melintas di depan mata. Tak mengenal tanpa dikenal. Tapi menyesakkan dada begitu dalam. Tanpa rasa. Tanpa ujung tanpa mengenal nama. Siapa aku? lalu siapa dia?. Aku mulai bertanya. Karena ia masih tetap sama, tanpa rasa.
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

suketi
28-03-2016, 09:08 AM
ganti jadi cewek aja makanya, biar bisa ikut nyalahin :asma:



Sent from my Infinix Hot Note using Taplak Meja Bekas

:asma: Sudah takdir :pigno:

vitarocky
28-03-2016, 09:28 AM
Galau tiap harii... \sakitbanget

suketi
28-03-2016, 09:34 AM
Galau tiap harii... \sakitbanget

Salam Lemper http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif \ngacir

vitarocky
28-03-2016, 09:38 AM
Salam Lemper http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif \ngacir

:banting:

gw doain galau awet baru tau rasa!



\geno6

suketi
28-03-2016, 09:43 AM
:banting:

gw doain galau awet baru tau rasa!



\geno6

Akhir-akhir ini lagi sulit galau... Maunya sih galau mulu... Apa daya, abang berjiwa tegar... Ngak gampang galau ... :asma:

juichi
28-03-2016, 09:48 AM
sesak berak gw lihatnya, apa lagi harus baca, bisa-bisa gw mencret-mencret :asma:

\kabur \kabur \kabur

suketi
28-03-2016, 09:50 AM
sesak berak gw lihatnya, apa lagi harus baca, bisa-bisa gw mencret-mencret :asma:

\kabur \kabur \kabur

Berarti kurang piknik lu pul \ganteng Atau penyakitan \ngacir

juichi
28-03-2016, 09:53 AM
Berarti kurang piknik lu pul \ganteng Atau penyakitan \ngacir

jiiiiiaaaaah :hha:

vitarocky
28-03-2016, 09:56 AM
Akhir-akhir ini lagi sulit galau... Maunya sih galau mulu... Apa daya, abang berjiwa tegar... Ngak gampang galau ... :asma:

Yang model begini dikata tegar??????????????????? \kribo2

suketi
28-03-2016, 01:41 PM
Tak Berwajah

http://img01.deviantart.net/9971/i/2012/030/e/7/no_face_by_semper031-d4o48g7.jpg

Aku hanyalah hitammu. Yang tak berwajah, dan penuh luka. Yang kau dapat hinakan dalam beberapa kata saja. Aku hanyalah putihmu. Yang tak memiliki noda. Yang kau dapat kotori dalam beberapa kata saja. Tak ada lagi jubah, yang dapat menutupi semua itu, apalagi maluku. Aku bertahan, bersabar, dan menunggu, kematian memberi kabar dari sana. Hingga kehilangan itu, menjadi sakit dan memberi bekas yang kau sesali, sama seperti dulu, saat aku masih kau anggap manusia yang hidup dan berwajah.
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

r24
28-03-2016, 05:29 PM
Cowok emang selalu salah :asma:



Makanya benerin dulu \koplak
Enakan gini om :))

Sent from my ASUS_Z00AD using Tapatalk

suketi
29-03-2016, 08:21 AM
Pagi Gersang

http://4.bp.blogspot.com/-2mH0qrUuxUM/UmI1BPU7F5I/AAAAAAAAAFg/B5xvS_v1czM/s1600/tips-perawatan-tanaman-di-musim-kemarau.jpg

Diatas tanah berpasir, kutulis artian itu. Akan hidup tak berulang, di antara butir-butir jenuh tak bertulang, terdapat kegelisahan itu, terdapat kebosanan itu, diam dan bisu. Tahukah mereka? Aku: sosok tegar itu, yang di belai rambutnya, lembut dan getir, yang ditawakan oleh senyuman satir: kehidupan. Kemudian pagi gersang itu kembali, tiap harinya. Diantara bulan-bulan yang habis satu demi satu, terlewati dengan kerinduan akan hidup bersosok kebahagian. Tahukah mereka? Dari sosok itu, dari balik baju yang ia kenakan, terdapat sakit yang tak tertahan, akan diam, akan hiruk pikuk kehilangannya: mereka, bahagianya, tawa-tawa yang terlupakan. Kini telah berbeda, karena sekarang, ia hanyalah: sosok yang dilupakan dan terbuang: olehnya, oleh mereka.
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

suketi
29-03-2016, 11:33 AM
Mari Berlayar Denganku

http://alsdrpsw.mywapblog.com/files/snowman-art-abstrak-kar.jpg

Hujan di luar seperti lukisan yang dibingkai jendela. Jatuh satu-persatu, ritmis ke kolong udara. Beberapa yang lain membuat bunyi- bunyian di atas atap. Semacam iring-iringan orkestra. Dari dalam kamar, aku melesatkan pandangan keluar. Pohon jambu yang basah, langit abu-abu dan titik-titik air yang sedang menari balet. Mengangkat kakinya tinggi- tinggi. Tapi sebenarnya bukan itu yang kulihat. Yang nampak di depan mata adalah bayangan teramat jauh di ujung sana. Hujan tiba-tiba menjadi sebuah teropong tembus pandang, meski terhalang oleh berbagai lekuk bumi, rumah, dan jajaran pohon, seakan- akan aku bisa melihatmu. Nyata. Dirimu menggumpal nyata di dalam mata. Tapi ini adalah sebuah kesialan. Jika kau mau tahu, sebenarnya bukan itu yang kuinginkan saat ini. Aku tak ingin membiarkan bayangmu sibuk di depan mataku. Kau mau tahu yang kumau? Aku ingin menembak bayanganmu yang di depan mataku itu dengan pistol, hingga mati. Menyeretnya, lalu menghanyutkannya ke sungai. Menjauhkan hatimu dari hatiku, sejauh fisik kita saat ini. Menyuntik kepalaku dengan cairan penghilang ingatan. Agar tak ada satu bytepun memory tentangmu yang tersisa di otak ini. Semalam kita telah bicarakan tentang kemana kapal yang kita naiki ini akan berlayar. Hendak terus menuju pulau, atau kita karamkan disini saja. Kita adalah budak dari sebuah kisah roman picisan. Berawal dari pertemuan dalam hutan maya, lalu percakapan yang tak ada habisnya. Kita lalui jalan setapak itu bersama- sama, beriringan, bergandengan tangan. Karena terlalu asik dan tak hati- hati, tanpa sadar kita berdua jatuh dalam sebuah jurang. Cinta. Kita tak bisa bangun, kecuali tenggelam atau terperosok dalam di dalamnya. Kemudian kita putuskan untuk terus berlayar saja, berjanji untuk bersama-sama mengayuh, hingga Pulau Terakhir. Namun belum ada beberapa jam kita mendayung, sesuatu memanggilmu dari atas sana. Dari langit abu- abu. Sebuah janji yang dulu pernah kau pelihara, yang telah lama menghilang, tiba-tiba datang lagi. Memanggilmu lagi. Mengajakmu terbang lagi.

Kau bingung, sesuatu dalam kepalamu berputar-putar seperti gasing, kau ingin terus berlayar denganku, tapi kau juga tak ingin membunuh dirimu dengan janjimu sendiri. Kau belum bisa memutuskan hendak kemana kau akan berjalan, kecuali itu sungai-sungai dari mata mengalir deras menuju pipimu. Aku tak ingin berlayar sendirian, tapi aku juga tak bisa membiarkanmu larut dalam pusaran dilema. Aku tahu tubuhmu cuma satu, tak bisa membagi wujudmu menjadi beberapa bagian dalam waktu yang sama, maka aku putuskan untuk menyuruhmu pulang saja. Menyelamatkanmu dari janjimu sendiri. Aku lebih memilih jalan luka lebih awal, daripada, nyeri di penutupnya. Aku putuskan untuk berjalan sendiri. Meski sepi, aku telan ia bulat-bulat sebagai makan malam hari ini. Lalu satu-persatu di antara kita saling membelakangi. Menjarakkan diri. Tujuan utama hari ini dan esok hari adalah membersihkan kandungan dirimu dari dalam tubuhku. Pergilah, aku rahmati engkau malam ini. *** Jam-jam mengajak bercakap dalam bahasa bayangan. Entah kenapa aku seperti sedang bermain boomerang. Aku melemparkan cinta itu ke depan tapi dia kemudian berbalik, kembali lagi padaku. Aku sudah berusaha untuk mengacuhkanmu, memberi jarak paling jauh antara kepalaku dan bayanganmu, tapi semakin kuacuhkan, seakan aku makin dipaksa memasukkan tubuhmu bulat-bulat ke dalam kepalaku. Malam itu aku tak merasa mendapat ilham dari siapapun, tapi entahlah, tiba-tiba seperti ada yang menuntun kakiku untuk melangkah ke hutan maya, berjalan, menikung, lalu singgah dalam rumah facebookmu. Menepi aku disana, wajah dalam profilmu itu seakan-akan hidup. Dia tersenyum, matanya mencari mataku, lalu menangkapnya. Tanganmu seakan-akan keluar pula dari layar itu. Mendekat padaku, menyentuh pipiku. Membelai malamku. Hatiku menjadi jajaran perkusi yang sedang ditabuh bersama-sama. Ramai, ribut dalam sini. Kekacauan dalam dada. Ah. Aku terlalu hanyut. Buru-buru aku menyadarkan diri. Aku seperti sedang diperebutkan oleh diriku sendiri yang lain. Satu diriku ingin menjadi jarak terjauhmu, sedang satu yang lain berusaha untuk menjadi angka nol jarakmu. Kemudian aku mencoba melihat apa yang sebenarnya ada di dalam hati. Kubuka, dan kutengok, disana masih ada sekuntum rindu dan sekotak cinta untukmu yang belum tersampaikan. Aku tahu apa yang harus kulakukan, memberikan hak yang harusnya kau miliki itu padamu lagi. Aku harus kembali kepadamu. Malam ini. Kuambil handphone yang tergeletak di meja. Mencari namamu dalam phone book, lalu dengan gemetar menekan tombol “panggil”. Menunggu suaramu muncul. “Halo.” sebutir salju jatuh di hatiku. “Halo. Ini aku. Aku berubah pikiran. Aku hanya ingin bilang; maukah kau kembali berlayar denganku?” - Sammy Sumiarno
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

suketi
31-03-2016, 07:10 PM
Malam Di Sudut Jendela

http://2.bp.blogspot.com/-qRAwgdfwZ9o/VHgNsD2gL_I/AAAAAAAAA0Q/5Tv2GGu01W8/s1600/Screenshot_2014-11-28-12-51-43-1.png

Masihkah kau tersesat, di sudut jendelaku. Menawar rindu yang mulai mahal itu. Aku pun mulai membayangmu, berwujud tulisan, yang ingin kurias menjadi bagian yang ingin kurindukan. Terkadang menyesalinya, masa lalu yang sia-sia. Kau begitu dekat, menghampiriku, menawariku tawamu dan tanda-tanda yang sulit kuterka. Masih kuingat, tawa-tawa yang kusimpul dari candaaan garingmu, berusaha bahagia, walau akhirnya tanpa sadar aku mengingat kebodohan itu, aku membingkai dalam kata-kata, di antara ruang di tiang-tiang jendela. Tiap malam, di sudut jendela itu, aku mulai mencari-carimu, di tiap langit yang kutatap, atau rintik yang jatuh di kala hujan menjelang. Apa kau masih mengingatnya? Tiap garis syair yang kutulis di secarik kertas, lalu kukirimkan diam-diam di bawah bantal tidurmu. Berharap aku singgah kesana, membisikkanmu sesuatu, sebuah ucapan, yang sampai sekarang aku masih mengingatnya. Mungkin kau sudah lupa, karena memang dasarnya kau pelupa, karena aku sering mengingatkanmu, siapa dirimu, atau siapa aku. Kita sering bercerita tentang itu, jam berganti jam, tiap harinya. Jauh atau dekat. Masih ingatkah kau? Di suatu hari, kau datang. Membawa bingkisan, terkadang menyesal menerimanya. Tapi kau terkadang bahagia, membawanya kembali, hingga tanpa sadar aku selalu berbaik hati, menerimanya dan mengembalikannya. Namun, saat itu, hujan menghampirimu, berdua. Aku menemanimu, saat kau ingin kembali. Di tengah hujan, rintik-rintik yang basah, kau pun menghilang meninggalkan jejak yang ingin kulupakan. Tapi aku masih mengingatnya di tiap malam di sudut jendela.
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

suketi
02-04-2016, 04:21 AM
Ia

http://4.bp.blogspot.com/-L30dmoxReuI/UQfko-PUQBI/AAAAAAAAR4A/WvCw_zlmYaw/s400/Abstract+Paintings+Wallpapers+01.jpg

Ketika tak ada lagi suara, di malam di antara cahaya di dedaunan yang berdoa, akan hujan dan luka. Ia hanyalah bebatuan, mendoa, terteteskan airmata yang jatuh dari ranting-ranting pohon tiap paginya. Ia hanyalah suara jangkrik yang mendongengkan cerita pada anak-anaknya, hingga tertidur pulas di antara rerumputan itu. Ia tertawa, lalu menangis tersedu, di antara telinga, berlarian ke jalanan, bermain bersama tangisan yang lain. Ia hanyalah segelas kopi itu, menemani di kala malam, menahan kantuk yang ingin terlukai hingga parah, hingga berdarah, agar terjaga, hingga pagi itu datang, mendoakan puaranya sampai ke surga. Ia hanyalah kamu, yang selalu menebar canda, menggantungkan rindu di sudut jendela, membawa bingkisan yang selalu kau minta, dari jauh, dari masa lalu, sejak lama ketika ia itu aku.
Salam Lemper. http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

suketi
02-04-2016, 07:27 AM
Malem masih ngga bisa tidur kepikiran muluk

Sent from my C6502 using Tapatalk

Bodo amat, gua ngak peduli... Sokorin :kudis2:

vitarocky
02-04-2016, 02:32 PM
Makin lama kok makin merinding ngeliat tu salam lemper... :hha:

suketi
02-04-2016, 02:44 PM
tiap jam 3 malem gw suka kebangun tiba tiba mikirin itu orang knp gak nongol nongol
sedih pisan perasaan

Makanya , lu samperin, bicara baik-baik... eh, tapi kok malah elu yang curhat disini... \slamet


Makin lama kok makin merinding ngeliat tu salam lemper... :hha:

Kamu yah... Ngeliatin itu mulu.. \koplak

suketi
03-04-2016, 11:05 AM
Kangen banget sama si muka bulat

Sent from my C6502 using Tapatalk

Udah siap , jangan nyampah lagi lu \koplak

vitarocky
06-04-2016, 02:57 AM
misi, numpang nyampah ... http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif





\kabur

suketi
11-04-2016, 01:44 PM
misi, numpang nyampah ... http://i.imgbox.com/PkpRl6hQ.gif

\kabur

http://s21.postimg.org/e1pr9858l/image.gif

Cepatlah pulang \sedih2

suketi
11-04-2016, 06:55 PM
http://s23.postimg.org/nj6mje3yx/image.gif

:cry2:

vitarocky
13-04-2016, 10:12 AM
sepi yah dimari... \geno9

Zehel
13-04-2016, 10:27 AM
Aku menunggumu disana
Tiap nafas tiap langkahmu
aku merindukannya
walau duniamu takkan lagi sama denganku.

suketi
mu nya = cewek yah ket
Dia nya = cowok yeh

:maho: \koplak


\ngacir

Baltazar
13-04-2016, 10:36 AM
Mau tanya kk kety, ini genre nya apaan yak?

\kabur

suketi
13-04-2016, 11:00 AM
http://s22.postimg.org/eyzg2z2xr/baper.gif

:cry2:


sepi yah dimari... \geno9

Makanya ramekan \koplak


Aku menunggumu disana
Tiap nafas tiap langkahmu
aku merindukannya
walau duniamu takkan lagi sama denganku.

suketi
mu nya = cewek yah ket
Dia nya = cowok yeh

:maho: \koplak


\ngacir

Au akh gelap \ngacir


Mau tanya kk kety, ini genre nya apaan yak?

\kabur

Ini genre-nya hardcore prof... Kalau nyari yang MILF bukan disini prof \ngacir

vitarocky
13-04-2016, 02:03 PM
http://s22.postimg.org/eyzg2z2xr/baper.gif

:cry2:



Makanya ramekan \koplak


kok gw dikeplak sihhh \koplak

trus ngapain kita di sini? \mesra

Renian
13-04-2016, 02:13 PM
kok gw dikeplak sihhh \koplak

trus ngapain kita di sini? \mesra

keti mah keplak balik aja jenk :haha2:
contohhh ya wat keti \nuraider :banting::injak: :cindy: :cindy1: :cindy3: \plak

suketi
13-04-2016, 02:17 PM
*Save gif aja*

http://s21.postimg.org/zavnccm1j/image.gif http://s15.postimg.org/7sozx0q0r/image.gif

suketi
13-04-2016, 02:22 PM
keti mah keplak balik aja jenk :haha2:
contohhh ya wat keti \nuraider :banting::injak: :cindy: :cindy1: :cindy3: \plak

Tante Renian :rempong:


kok gw dikeplak sihhh \koplak

trus ngapain kita di sini? \mesra

Mojok aja yuk.. \mesra

Zehel
13-04-2016, 02:48 PM
*Save gif aja*

http://s21.postimg.org/zavnccm1j/image.gif http://s15.postimg.org/7sozx0q0r/image.gif

Astaga :mesum:
pengen dah digigit cem gitu sama Rani \pengen

vitarocky
13-04-2016, 03:09 PM
keti mah keplak balik aja jenk :haha2:
contohhh ya wat keti \nuraider :banting::injak: :cindy: :cindy1: :cindy3: \plak
woakakakakka.. jenk ren, banyak banget koleksi emot galaknyaaa ... \zablune5

pinjem dua ya jenk... \geno6

Tante Renian :rempong:



Mojok aja yuk.. \mesra
:banting: :cindy:


mojok dimana kita? \mesra

suketi
13-04-2016, 06:02 PM
Astaga :mesum:
pengen dah digigit cem gitu sama Rani \pengen

Dasar otak mesum \koplak


woakakakakka.. jenk ren, banyak banget koleksi emot galaknyaaa ... \zablune5

pinjem dua ya jenk... \geno6

:banting: :cindy:


mojok dimana kita? \mesra

Abis disiksa, diajak mojok, ajakan macam apa ini? :kamehameha:

suketi
14-04-2016, 10:33 AM
Sunyi Njir

http://s9.postimg.org/l0jf45j3h/njir2.gif

vitarocky
14-04-2016, 12:23 PM
Abis disiksa, diajak mojok, ajakan macam apa ini? :kamehameha:

kan S&M biar lebih bergairah... \mesra

Asmodeus.
19-04-2016, 02:36 AM
- suketi, eks-xxxx, 17 tahun


:atas:
ntah kenapa ini yang lebih menarik untuk dibaca :wkwk2:

jhoe
19-04-2016, 08:22 AM
Gilee lu di bulli keti..

Mending cabut aja..

Karena selogan pasal kehidupan real

Wanita selalu benar!!!

suketi
19-04-2016, 08:35 AM
- suketi, eks-xxxx, 17 tahun


:atas:
ntah kenapa ini yang lebih menarik untuk dibaca :wkwk2:

Karena kenyataan emang lebih menarik untuk diperhatikan \ganteng


Gilee lu di bulli keti..

Mending cabut aja..

Karena selogan pasal kehidupan real

Wanita selalu benar!!!

:swt: Mumet jhoe

jhoe
19-04-2016, 10:13 AM
Ajak

Pacaran donk musuh lu booyss..

Apa iya lu mau aj tertindas kaum wanita

Asmodeus.
19-04-2016, 10:47 PM
Karena kenyataan emang lebih menarik untuk diperhatikan \ganteng



:swt: Mumet jhoe

kenyataan yg dibuat buat \kabur

suketi
13-05-2016, 03:27 PM
http://i.imgbox.com/EzbHjt0N.gif


Saat-saat mendebarkan, tapi ternyata hanya hiasan di atas cermin. :cry2:

suketi
17-05-2016, 05:12 PM
Bila hanya dua musim di tanah kita, apa yang bakal kau pilih? Jika kau berada di tanah yang gersang, relakah kau bermandikan keringat, menyisir tiap-tiap retakan di tanah, menerka-nerka perjalanan di depanmu, bisa saja kau mati atau bertahan dari panas yang membakar seluruh tubuhmu.
Lalu jika kau memilih tanah yang basah itu, di antara rerumputan, kau akan terlena jatuh dan lupa akan kehidupan, berada di rumput-rumput teduh. Dimana segala keinginanmu ada di situ. Kau akan tertawa lalu merasa kesepian itu menjadi temanmu, bagai patung penghibur, lalu kau diam, menangisi penyesalannya. Begitulah kita, di antara pilihan-pilihan sulit itu. Bertahan atau mengakhirinya.

:mewek:

suketi
21-05-2016, 10:48 PM
http://s32.postimg.org/mk3eklm85/ezgif_1562009848.gif

Bersama lalu angin berhembus tak lagi berlalu.
Mencari retakan langit yang kau susun semalam pagi.
Tak kulihat lagi sesosok itu, mencium dara di kening bisu.
Siapakah dikau, burung-burung di reranting layu.

Tak lagi kulihat cemas menertawaimu.
Apalagi aku yang hanya noda di palang-palang pintu.
Ceritakan ragumu, pada hati yang berdiam diri ini.
Diantara paras lembutmu, resah itu gugur, jatuh satu per satu.

Lalu kita saling memandang, menerka-nerka perasaan.
Terkadang aku takut, jika aku salah berujar.
Tak ada semisteri perasaan, katamu.
Apalagi perasaanku yang diam.

Tak terasa malam menyelimutinya.
Bersenda gurau akan mitos-mitos esok hari.
Aku beranjak dan mengucap salam padanya.
Senja mengakhirinya, dari balik pintu ia tersenyum, melampaikan dua tangannya, memandang jauh dari bekas jejak-jejak kakiku, menyisakan rasa rindu yang takkan terbalas lagi.

suketi
14-06-2016, 09:26 PM
http://s32.postimg.org/3p5ocvigl/AADC2.jpg

KETIKA ADA YANG BERTANYA TENTANG CINTA

Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,
kau melihat langit membentang lapang.
Menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki.

Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta,
aku melihat nasib manusia. Terkutuk hidup di bumi
bersama jangkauan lengan mereka yang pendek dan kemauan mereka yang panjang.

Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta, kau
bayangkan aku seekor burung kecil yang murung.
bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi dari mata peluru para pemburu.

Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta, aku
bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa.
Kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri.

Ketika ada yang bertanya tentang cinta, apakah
sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan
kata-kata atau cukup ketidaksempurnaan kita?

AKU INGIN ISTIRAHAT

Aku ingin istirahat mengingatmu, tapi kepalaku sudah jadi kamar tidurmu jauh sebelum aku mengenal namamu.
Aku ingin terpejam memimpikan wajah lain beberapa jam, tapi kau cahaya telanjang telentang di sepasang mataku. Aku ingin memintamu bangun, tapi kau diam dan gerak di lenganku. Kau bunyi dan sunyi di suaraku.

Bagaimana cara menyembunyikan dirimu dari diriku?

Malam ini tidak ada yang sanggup kulakukan selain membuka jendela dan menatap kekosongan hingga langit menutup matanya yang tenang dan lapang. Kubayangkan diriku tidur di pelupuknya.
Aku tertelan mimpi. Besok barangkali seseorang entah siapa mengetuk pintu. Aku bangun dan tidak bisa menemukan diriku lagi.

JANGAN BERTANYA KENAPA

Jika kau ingin menyembunyikan kesedihanmu, aku akan berada di dasar paling gelap lautan --- atau hidup, apa bedanya? -- sebagai jutaan hewan kecil yang bernapas dan bernyanyi untukmu dengan cahaya.
Jika kau ingin terbang tanpa angin tapi langit membuatmu takut, aku akan jadi kebebasan dan sayap yang tidak pernah lelah mengepak di punggungnya.
Jangan bertanya mengapa. Setiap orang memiliki satu jawaban yang menolak diberi pertanyaan.

Kelak
kau tahu.

JIKA MALAM TERLALU DALAM

Di kota ini orang-orang bersekongkol ingin menghapuskanku. Mereka tidak pernah bisa mengeja namaku dengan benar. Aku harus mengenakan nama entah siapa kemana-mana. Berganti-ganti. Mengubah hari-hariku menjadi tempat persembunyian. Hidupku bagai penyamaran yang takut terungkap. Di luar ingatan, tiada yang nyata.

Datanglah. Datanglah sekali lagi. Kembalikan aku ke dalam tubuhku. Aku ingin tetap mencintaimu dengan nama yang sama. Bunyi yang bergetar pelan seperti nyanyian pengantar tidur di lidahmu.
Atau, jika malam terlalu dalam menyepikan kau dan jarak terlalu jauh menepikan aku, bisikkan namaku sebagai permintaan. Di luar harapan, tiada yang pasti. Tiada.

BATAS

Semua perihal diciptakan sebagai batas
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain
Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin

Besok batas hari ini dan lusa
jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,
bilik penjara, dan kantor wali kota, juga rumahku dan seluruh tempat di mana pernah ada kita

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta
Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi dipisahkan kata
begitu pula rindu. Antara pulau dan seorang petualang yang gila

Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang
Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya
Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan

Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur
Apa kabar hari ini?
Lihat tanda tanya itu jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.

TIDAK ADA NEW YORK HARI INI

Tidak ada New York hari ini.
Tidak ada New York kemarin.
Aku sendiri dan tidak berada disini.
Semua orang adalah orang lain.

Bahasa ibu adalah kamar tidurku.
Kupeluk tubuh sendiri.
Dan cinta, kau tak ingin aku mematikan mata lampu.
Jendela terbuka dan masa lampau memasukiku sebagai angin.
Meriang. Meriang. Aku meriang.
Kau yang panas di kening. Kau yang dingin di kenang.

Har ini tidak pernah ada. Kemarin tidak nyata. Aku sendiri dan
tidak menulis puisi ini. Semua kata tubuh mati seketika.

Puisi adalah mesum yang lengang. Masa remaja dan
negeri jauh. Jatuh dan patah. Foto-foto hitam putih.
Aroma kemeja ayah dan senyum perempuan yang tidak
membiarkannya merindukan senyum lain.

PUKUL 4 PAGI

Tidak ada yang bisa diajak berbincang.
Dari jendla kau lihat bintang-bintan lama tanggal.
Lampu-lampu kota bagai kalimat selamat tinggal. Kau rasakan seseorang di kejauhan menggeliat dalam dirimu.
Kau berdoa: semoga kesedihan memperlakukan matanya dengan baik.

Kadang-kadang kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seseorang terlanjur menyentuh inti jantungnya, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan kemungkinan.

Dirimu tidak pernah utuh, sementara kesunyian adalah buah yang menolak dikupas. Jika kucoba melepas kulitnya, hanya akan kau temukan kesunyian yang lebih besar.

Pukul 4 pagi. Kau butuh kopi segelas lagi.

Tidak ada pengunjung. Tidak ada pengunjung. Dibalik
jendela, langit sangat mendung. Tidak ada puisi hari ini.
Tidak ada puisi kemarin. Aku menghapus seluruh kata
sebelum sempat menuliskannya.

uphil
16-06-2016, 01:42 AM
puisi a a de ce :matabelo:

vitarocky
16-06-2016, 02:10 PM
akhirnya back on track .. keti .. \zablune6

suketi
18-06-2016, 05:33 AM
http://s33.postimg.org/jquc8ro6n/menunggu_itu_membosankan.jpg

Dalam suara parau, keinginan selalu disalahkan.
Penantian bukan lagi pilihanku, apalagi dirimu.
Kusengajakan hari-hari menjelma bosan.
Menahan riakan gores-gores gersang ketiadaan.

Dan kau, berada di jauh keinginan itu.
Menata tiap-tiap ruang bahagia.
Tak ada alasan aku disana.
Menjadi duri yang kau injak.

Atau aku harus berlari menjauh.
Ke arah lain, yang tiada dirimu.
Tapi tak ada yang sesederhana itu.
Karena aku akan selalu kembali, ke tempat asalku, ketiadaanmu.

suketi
18-06-2016, 05:35 AM
puisi a a de ce :matabelo:

Cuman dirangkum aja, mau lengkap beli bukunya pil :ngacir:


akhirnya back on track .. keti .. \zablune6

Lagi khilaf aja \koplak

faozan
28-07-2016, 03:12 PM
\sesat9





The message you have entered is too short. Please lengthen your message to at least 15 characters

suketi
28-07-2016, 03:17 PM
\sesat9





The message you have entered is too short. Please lengthen your message to at least 15 characters


Njir, hantu bigo \sesat9

suketi
06-08-2016, 09:43 AM
https://soundcloud.com/iam-klopers/bimbang

vitarocky
08-08-2016, 03:18 PM
http://s33.postimg.org/jquc8ro6n/menunggu_itu_membosankan.jpg

Dalam suara parau, keinginan selalu disalahkan.
Penantian bukan lagi pilihanku, apalagi dirimu.
Kusengajakan hari-hari menjelma bosan.
Menahan riakan gores-gores gersang ketiadaan.

Dan kau, berada di jauh keinginan itu.
Menata tiap-tiap ruang bahagia.
Tak ada alasan aku disana.
Menjadi duri yang kau injak.

Atau aku harus berlari menjauh.
Ke arah lain, yang tiada dirimu.
Tapi tak ada yang sesederhana itu.
Karena aku akan selalu kembali, ke tempat asalku, ketiadaanmu.


sukaaaa banget ama yang ini klopppp... :riefas6:

suketi
11-08-2016, 01:08 AM
sukaaaa banget ama yang ini klopppp... :riefas6:


Sesuai pengalaman yah... :ngakak:

suketi
11-08-2016, 02:36 AM
https://s10.postimg.org/75abycewp/quotescover_PNG_70.png

vitarocky
11-08-2016, 04:49 AM
Sesuai pengalaman yah... :ngakak:
Wahhh, ni orang.... \koplak

Folback dong smule! \hmm

faozan
11-08-2016, 06:29 AM
Wahhh, ni orang.... \koplak

Folback dong smule! \hmm
kayana yg ntu bukan orang jeng, sejenis bidji2an


\kabur

sent from mi device

suketi
11-08-2016, 07:55 AM
Wahhh, ni orang.... \koplak

Folback dong smule! \hmm

Ngak punya smule :cry2:


kayana yg ntu bukan orang jeng, sejenis bidji2an


\kabur

sent from mi device

Timbang elu biji di cabe'in :ngakak:

vitarocky
11-08-2016, 08:45 AM
Ngak punya smule :cry2:



Timbang elu biji di cabe'in :ngakak:

dihhh, iamklopers itu bukan smule lu ket ..? \koplak


kayana yg ntu bukan orang jeng, sejenis bidji2an


\kabur

sent from mi device

Bidji apa coba dijelasin.. \kober6

faozan
13-08-2016, 09:09 AM
numpang pamer ava ya gan \kober6






njirrr....ga gerak \haha

suketi
13-08-2016, 11:37 AM
numpang pamer ava ya gan \kober6






njirrr....ga gerak \haha

Nyampah jangan disini lu :kudis2:

suketi
19-08-2016, 04:19 AM
https://s3.postimg.org/y13v3k1jn/Untitled.jpg

Aliando.Sarap
19-08-2016, 05:22 AM
https://s3.postimg.org/y13v3k1jn/Untitled.jpg

heh eloh anak muda galau

nenggak baygon gih, sampur sprite biar NYESS

suketi
19-08-2016, 05:29 AM
heh eloh anak muda galau

nenggak baygon gih, sampur sprite biar NYESS

Sprite campur insto lebih enak... bisa buat terangsang.. :ngakak:

Aliando.Sarap
19-08-2016, 05:36 AM
Sprite campur insto lebih enak... bisa buat terangsang.. :ngakak:

jangan jangan yang hamilin MiMi eloh

dasar makhluk laknat

faozan
19-08-2016, 05:45 PM
bidji2an knp pada ribut dimari :?:

get a room pse

sent from mi device

suketi
19-08-2016, 06:01 PM
jangan jangan yang hamilin MiMi eloh

dasar makhluk laknat

Yang suka menghamili makhluk semacam itu si faozan :ngakak:


bidji2an knp pada ribut dimari :?:

get a room pse

sent from mi device

Nah, elu ngapain disini... bidji di cabein :ngakak:

suketi
23-08-2016, 03:07 AM
https://www.youtube.com/watch?v=TeyQFR3xLnw

faozan
23-08-2016, 05:46 PM
upload rili dong malah itu \koplak

sent from mi device

Aliando.Sarap
24-08-2016, 02:36 PM
Tuntun aku, Tuntun Bundamu

suketi
24-08-2016, 02:41 PM
upload rili dong malah itu \koplak

sent from mi device

Ntar gue rilis adegan gue cipokan sama doi... sabar yeee jan... :ngakak:


Tuntun aku, Tuntun Bundamu

Sini gue tuntun ke liang lahat ... =))

suketi
28-08-2016, 09:25 AM
https://www.youtube.com/watch?v=DdblEhpB8K4&feature=youtu.be

suketi
03-09-2016, 05:53 PM
https://www.youtube.com/watch?v=59zO4OZIDzg

suketi
03-09-2016, 11:25 PM
https://www.youtube.com/watch?v=wsj6hxtl1Nw

suketi
05-09-2016, 11:08 AM
https://www.youtube.com/watch?v=Mn1_Vxz6KsA&feature=youtu.be

suketi
06-09-2016, 12:29 PM
https://www.youtube.com/watch?v=WGhHvKBuagI&feature=youtu.be

suketi
08-09-2016, 10:45 PM
https://www.youtube.com/watch?v=Os2ebnkLPkM&feature=youtu.be

Aliando.Sarap
07-10-2016, 10:12 AM
kangen banget ama jaya


Swirl 360 — Ask Anybody [MP3 192 kbps]
http://i.imgur.com/nv33k.png


I Don't Care Who You Are ! (https://drive.google.com/file/d/0B1WFkwHDaqFnNFZrNkRMNzdIRnc/view?usp=sharing)
kalo ada passwordnya pm aja dan berdoa, kalo ga di bales berarti elu bukan orang pilihan

suketi
09-11-2016, 07:26 PM
https://s13.postimg.org/nb493axdj/morning_street_by_caffeinatedsky.jpg

Sebelum Pagi Itu

Tubuh gigil, di antara temaram lampu-lampu kota. Berdiam diri dalam bias-biasnya, tak pernah ada yang seperti ini apalagi kau ingin aku melukismu dalam kegelapan itu. Bila kau ingin hidup dalam ingatan: haruskah aku membuka mata, yang kutenun semalaman dalam sepi yang kurajut diam-diam.

Merindukan hangat yang kucipta dalam bayang sendumu: membayangkan hangat suaramu berbisik di telinga: memanggil yang baru lelah mengarungi mimpi bersamamu. Dan kau tersenyum, mengedipkan mata sebelahmu: seumpama aku bangkit dari puara-puara kesepian. Memintal senyum dari sepasang pipi merona: seakan merindukan pelukan yang telah hilang dalam semalam.

Tak ada yang harus kuperbuat di suatu pagi itu. Terkecuali menyadari sosok dirimu: yang dulu tak pernah ada dalam benakku: singgah berlalu dan pergi. Dan matahari mulai menyadari: apa yang kumiliki dan tanpa kau sadari: indah dirimu. Sosok yang tak harus tersakiti akan sesuatu yang tak layak untuk menyakiti. Dalam dunia kata: kau adalah tanda baca yang mengakhiri segalanya. Tumpukan kata yang berbaris membentuk makna yang ingin kau tafsirkan dalam pikiran.

Hingga tak ada lagi yang ingin kutulis, hanya gigil malam di antara celah jari yang tak henti mengetikkan kata demi kata: menciptakan dunianya sendiri. Menatap wajah-wajah yang terlihat sempurna dari balik foto di balik bingkai kaca. Mengarungi tiap jam: tiap harinya menatapi: hingga rambut di ujungnya memutih: membentuk jejak kehidupan.

Lalu apa yang harus kuperbuat, terus menatap sebuah wajah yang kukenal, dan dirinya tak dikenal. Aku adalah sosok pagi itu, embun di mata kantuk, dan di mata lelah yang habis disegarkan pagi. Di atas jalanan itu pun, masih basah: dihinggapi mimpi-mimpi yang diceritakan pada tidurmu: tanpa keketahui. Mimpi yang salah hadir dalam pikiranku. Mimpi sebelum pagi itu.

suketi
16-12-2016, 10:28 AM
https://c3.staticflickr.com/9/8245/8457461530_faf80b0893_m.jpg

Sebelum Napas Itu Beranjak Bosan


Pernahkah kau merasa menjadi dirinya? Dalam tubuh yang salah, aku pun tak pernah merasa sekalipun ingin merasakannya: sosok renta yang mulai terlihat lelah itu. Berbaring di sekujur kaku: diam dan mengeluh dalam kegigilannya: sendiri. Dan diriku: siapa aku? Apalagi aku yang tak lagi mengenal dunia yang kuhidupi ini. Hanya terdiam: membasuh tubuhnya dengan harapan: yang bahkan perlahan mulai mengering. Bertahan dengan topeng tawa yang kukenakan: tak ada yang tahu, napas itu mulai beranjak bosan. Dicerca gumpalan cerita dan dunia, yang tak lagi memihak apalagi membela. Dan sebelum napas itu beranjak bosan: aku menjelma diam, membuka kotak mimpi yang telah lama berdebu itu. Mengais kenangan demi kenangan: lalu tersenyum, berpaling dan menghela napas: yang perlahan mulai beranjak bosan.

suketi
12-03-2017, 09:19 AM
https://www.youtube.com/watch?v=cTanscuwEhw&feature=youtu.be

suketi
04-09-2017, 06:11 AM
Terkadang duka itu tak perlu untuk di tangisi. Dan juga terkadang penyesalan akan datang, setelah ia telah pergi dan menghilang. Tiap perbuatan selalu memliki alasan di baliknya dan juga kebaikan apalagi keburukan. Menatap dirinya yang terbalut pakaian terakhirnya, terlintas sejenak penyesalan-penyesalan yang membuat diri sendiri merasa bersalah dan ingin mengulanginya dan berbuat yang seharusnya. Namun, sabar itu memang selalu berbatas. Hingga membutakan hati nurani dan berbuat di luar batas, melupakan arti kemanusiaan. Mungkin itu memang waktunya, di tubuh rentanya dia tak pernah mengeluh, dia hanya berpura-pura tegar, padahal rasa lapar dan haus itu diceritakan dengan perbuatan yang tak selalu menyenangkan. Tapi, itu selalu jadi kenangan manis pernah hidup dengannya. Menjalani masa kecil yang bahagia, dan dia tak pernah menolak jika diri ini bertingkah seperti penodong, pemiliki hasrat yang selalu sama yaitu dunia. Semoga engkau bahagia disana, menjalani paska kehidupan yang menjauhkanmu dari rasa-rasa di dunia mungkin takkan pernah habis sampai kau meninggalkan semuanya. Selamat tinggal, sesosok ibu yang tak pernah mengeluh, yang tetap tersenyum walau di saat terakhirmu.

suketi
17-02-2019, 06:08 AM
Apa rasanya membungkam semua pencibir itu? Mungkin kepuasaan. Memang mudah kalau hanya merendahkan orang lain. Aku juga bisa. Dengan beberapa kata saja, seseorang bisa kubunuh "karakter"-nya. Mungkin semua orang juga bisa berbuat itu. Tapi tidak semua orang melakukan itu, karena sebagian mereka bukan hanya diberikan akal tapi juga hati. Apa para pencibir itu tak pernah membaca pepatah kalau "mulutmu itu adalah harimaumu". Apa mungkin mereka terlalu goblok untuk mencerna kalimat singkat itu? Entahlah, mungkin ini susahnya hidup di negara yang masih ber-flower ini.

suketi
27-07-2019, 03:50 PM
Kerjaan baru lingkungan baru
So far so good lah, awal januari kemarin keterima CPNS. Ngak ngarep, ngak nyangka, baru pertama kali ngetes, jawab soal-soalnya setengah serius setengah ngak, ujian kedua jawabnya pakai tebak-tebak buah manggis lagi \zablune5 . Tapi mungkin takdir kali ya. Ya, keterima juga. Bersyukur dan semoga amanah. :doa: