IDFL - Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku hampir berseragam Liverpool pada musim panas 1996 atau ketika masih aktif sebagai pemain. Hanya saja, karena di saat yang bersamaan mendapatkan tawaran dari Man United, pria berpaspor Norwegia itu memilih melanjutkan karier bersama Setan Merah.

Dari Januari 1995 hingga musim panas 1996, Solskjaer membela klub asal Norwegia, Molde. Dalam kurun waktu tersebut, Solskjaer mengoleksi 32 gol dari 44 pertandingan. Catatan impresif itu membuat sejumlah klub top Eropa tertarik mendatangkan The Baby Face Assasins –julukan Solskjaer.

Selain Liverpool dan Man United, ada Cagliari dan PSV Eindhoven yang tertarik mendaratkan Solskjaer. Namun, Solskjaer menjatuhkan pilihan kepada Man United karena sudah jatuh hati sedari awal bersama klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford tersebut.

“Liverpool dan Bayern Munich tertarik kepada saya? Ya, Cagliari, PSV dan sejumlah tim lainnya. Namun, saya tak bisa mengubah sejarah. Saya hanya memiliki satu pilihan (gabung Man United) dan hal luar biasa ketika mereka (Man United) menelefon saya,” kata Solskjaer mengutip dari Daily Mail, Rabu (25/3/2020).

Solskjaer selama 11 tahun (1996-2007) berseragam Man United. Dalam kurun waktu tersebut, Solskjaer turun dalam 365 pertandingan dengan koleksi 127 gol dan 50 assist.

Berkat bantuan gol dan assist yang dibuat Solskjaer, Man United meraih 12 trofi dalam periode tersebut. Tentu gol yang paling dikenang tercipta saat Solskjaer mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Man United atas Bayern Munich di final Liga Champions 1998-1999.

Sumber: Okezone.